VISI & MISI
Fakultas kedokteran Universitas Islam
Sultan Agung didirikan pada tanggal 10 Oktober ..1963, kurang lebih 17
bulan setelah berdirinya Universitas Islam Sultan Agung pada tanggal 20
Mei 1962 dan kemudian mendapat SK terdaftar No 74/B.S.T/P/64 tanggal 28
Pebruari 1964 yang ditandatangani oleh Moh. Sa’id pejabat Kepala Biro
Perguruan Tinggi Swasta Departemen Perguruan Tinggi dan Ilmu
Pengetahuan.
Bangunan fisik terletak di Jalan Raya Kaligawe Km.4 Semarang. Sejak awal berdirinya Fakultas Kedokteran Unissula telah memiliki teaching hospital
yang berada dalam satu naungan YBWSA ( Yayasan Badan Wakaf Sultan
Agung) yaitu Rumah Sakit Islam Sultan Agung dan lokasinya bersebelahan
dengan Fakultas Kedokteran.
Program studi kedokteran umum Fakultas
Kedokteran Unissula yang telah berusia 42 tahun ini, dan berdasarkan
Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi telah
memperoleh Status Terakreditasi dengan peringkat A.
Dengan demikian Fakultas Kedokteran Unissula berhak menyelenggarakan
sistem pendidikan, termasuk di dalam sistem evaluasi/ujian secara
mandiri, artinya sampai tingkat sarjana kedokteran sudah tidak ada lagi
ujian Negara.
1. Visi
Fakultas Kedokteran Unissula memiliki visi yang sejalan dengan visi lembaga yaitu:
“Fakultas Kedokteran terkemuka dalam membangun generasi khaira ummah,
mengembangkan iptek bidang kedokteran dan kesehatan atas dasar
nilai-nilai Islam, dan membangun peradaban Islam menuju masyarakat
sejahtera yang dirahmati Allah SWT dalam kerangka rahmatan lil’alamin”.
2. Misi
Program Studi Kedokteran Umum Fakultas
Kedokteran Unissula memiliki misi yaitu menyelenggarakan pendidikan
kedokteran dalam rangka dakwah islamiyah yang berorientasi pada kualitas
dan kesetaraan universal, dengan:
- Merekonstruksi dan mengembangkan iptek bidang kedokteran dan kesehatan atas dasar nilai-nilai Islam untuk memajukan pendidikan kedokteran dan kesejahteraan masyarakat
- Mendidik dan mengembangkan sumber daya insani yang isalmi pada semua program pendidikan tinggi ilmu kedokteran dalam rangka membangun generasi khaira ummah tafaqquh fiddin yang selamat menyelamatkan, dan menjunjung tinggi etika kedokteran Islam, dengan kualitas kecendekiawanan dan kepakaran standar tertinggi, siap melaksanakan tugas kepemimpinan dan dakwah.
- Mengembangkan pengabdian kepada masyarakat dalam membangun peradaban Islam melalui upaya memajukan kesehatan menuju masyarakat sejahtera yang dirahmati Allah SWT.
- Mengembangkan gagasan dan kegiatan agar secara dinamik senantiasa siap melakukan perbaikan kelembagaan sesuai dengan hasil rekonstruksi dan pengembangan Iptek bidang kedokteran dan kesehatan atas dasar nilai-nilai Islam, dan perkembangan masyarakat.
3. Tujuan
Fakultas Kedokteran Unissula memiliki tujuan:
- Terselenggaranya proses rekonstruksi dan pengembangan iptek bidang kedokteran dan kesehatan atas dasar nilai-nilai Islam secara konsisten dan berkelanjutan untuk kemajuan pendidikan dan kesehatan masyarakat sejalan dengan perkembangan kebutuhan menuju masyarakat sehat sejahtera yang dirahmati Allah SWT.
- Terbentuknya jamaah pendidik yang bertaqwa tafaqquh fiddin, dengan kualitas kecendekiawanan dan kepakaran di bidang kedokteran dan kesehatan standar tertinggi dan kesetaraan universal, yang selamat menyelamatkan, menjunjung tinggi etika kedokteran Islam, menguasai nilai-nilai dasar Islam dan Islam untuk disiplin ilmu kedokteran dan kesehatan, bahasa Inggris dan teknologi informasi, istiqamah melaksanakan tugas kependidikan, pengembangan iptek, kepemimpinan dan dakwah.
- Terselenggaranya pendidikan kedokteran pada program Sarjana, Magister, Profesi, dan Doktor dan kegiatan pendidikan lainnya yang sejalan dengan kebutuhan menuju masyarakat sehat sejahtera yang dirahmati Allah SWT.
- Menghasilkan generasi khaira ummah tafaqquh fiddin dengan penguasaan ilmu kedokteran dan kesehatan standar kesetaraan universal, yang selamat menyelamatkan, menjunjung tinggi etika kedokteran Islam, menguasai nilai-nilai dasar Islam dan Islam untuk disiplin ilmu kedokteran dan kesehatan, bahasa Inggris dan teknologi informasi, siap melaksanakan tugas keemimpinan dan dakwah.
- Terwujudnya partisipasi aktif dalam upaya membangun masyarakat dan peradaban Islam, melalui studi dan penelitian intensif, bermutu, dan relevan, menuju masyarakat sehat sejahtera yang dirahmati Allah SWT.
- Terselenggaranya silaturrahim yang intensif dengan islamic studies dan islamic center di seluruh dunia dalam pengembangan ilmu kedokteran dan ilmu kedokteran Islam.
- Menjadi rujukan dalam pendidikan, penelitian, dan pelayanan kedokteran dan kesehatan masyarakat dalam rangka membangun peradaban Islam.
- Terselenggaranya proses evaluasi diri dan penjaminan mutu secara teratur dan berkelanjutan.
- Terselenggaranya proses yang konsisten dalam penyempurnaan kelembagaan, administrasi dan sistem informasi manajemen untuk menunjang kualitas pembinaan, dan pengembangan fakultas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
- Terwujudnya Rumah Sakit Islam Sultan Agung sebagai Rumah Sakit Pendidikan yang berkualifikasi B Plus untuk 5 tahun ke depan, dan A Plus untuk 10 tahun ke depan
1. Kesesuaian dengan visi, misi, sasaran, dan tujuan.
Berdasarkan
visi, misi, sasaran, dan tujuan yang telah dijabarkan, maka kurikulum
dan metode belajar mengajar di Program Studi Pendidikan Dokter yang
diterapkan saat ini, yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi dangan metode
belajar mengajar dengan pendekatan student centered melalui metode PBL sejak tahun 2005 telah sesuai.
2. Relevansi dengan tuntutan dan kebutuhan stakeholders.
Kurikulum
Program Studi Pendidikan Dokter FK Universitas Islam Sultan Agung
mengacu pada Kurikulum Inti Pendidikan Dokter Indonesia III 2006 yang
tertuang dalam Standar Pendidikan Profesi Dokter Indonesia dan Standar
Kompetensi Dokter yang telah disahkan oleh KKI (Konsil Kedokteran
Indonesia) pada bulan November 2006.
3. Stuktur dan isi kurikulum (keluasan, kedalaman, koherensi, penataan/organisasi)
Struktur
dan isi kurikulum Program Studi Pendidikan Dokter FK Universitas Islam
Sultan Agung dititikberatkan pada kompetensi lulusan yang harus dimiliki
oleh setiap lulusan dapat dilihat pada
a. Struktur kurikulum
Struktur
kurikulum terdiri dari dua tahap, yaitu tahap sarjana kedokteran dan
tahap profesi dokter. Tahap sarjana kedokteran dilakukan dalam 7
semester atau setara dengan 144 SKS dan diakhiri dengan gelar sarjana
kedokteran. Tahap profesi dokter dilakukan dalam 3 semester atau setara
dengan 38,5 sks dan diakhiri dengan gelar dokter. Total keseluruhan
pendidikan adalah 10 semester atau 5 tahun.
Tahap
sarjana kedokteran setiap satu semester terdiri dari 3-5 modul dan
waktu pelaksanaan tiap modul bervariasi antara 3-6 minggu. Pada tahap
profesi dilaksanakan selama 3 semester terdiri dari 14 bagian
kepaniteraan klinik yang waktu pelaksanaan masing-masing bagian
bervariasi antara 2-9 minggu.
b. Isi kurikulum
Total
keseluruhan kurikulum program studi terdiri dari 80% berasal dari
Standar Kompetensi Dokter dan 20% dari muatan lokal. Isi kurikulum
meliputi prinsip-prinsip metode ilmiah, ilmu biomedik, ilmu kedokteran
klinik, ilmu humaniora, dan ilmu kedokteran komunitas yang disesuaikan
dengan standar kompetensi dokter. Pada tahap sarjana kedokteran, isi
kurikulum disusun menggunakan pendekatan modul-modul dengan jumlah 26
modul dengan tema tertentu dan non modul berjumlah 6 mata kuliah. Oleh
karena Unissula menggunakan sistem kredit semester (sks), maka
perhitungan beban dari masing-masing modul juga dinyatakan dengan sks.
Masing-masing modul mempunyai durasi waktu sekitar 3-6 minggu dan tiap
minggu setara dengan satu sks. Penetapan bobot setiap modul tergantung
dari besarnya lingkup pembahasan pada modul yang bersangkutan. Materi
kurikulum lokal Fakultas Kedokteran Unissula berupa penambahan satu area
kompetensi yaitu Islam Disiplin Ilmu yang merupakan salah satu
implementasi visi dan misi baik dari universitas maupun fakultas
kedokteran sendiri. Untuk materi kurikulum lokal disebar dan dimasukkan
ke dalam modul-modul.
Pada
tahap profesi dokter, kurikulum disusun berdasarkan
departemen-departemen yang ada di klinik yang berjumlah 14 departemen.
Penetapan waktu penyelesaian belajar tiap departemen
didasarkan pada pencapaian kompetensi yang diharapkan pada standar
kompetensi dokter. Durasi pelaksanaan masing –masing departemen
bervariasi antara 2-9 minggu dan tiap dua minggu setara dengan 1 sks.
Isi kurikulum selalu diupdate dengan mengadakan evaluasi modul yang dilaksanakan tiap
tahun sebelum modul berjalan. Hasil evaluasi dipakai sebagai dasar
revisi modul. Tiap lima tahun evaluasi menyeluruh dilakukan untuk
melihat keseluruhan kurikulum.
Tabel 1 Fase Pelaksanaan KBK di FK Universitas Islam Sultan Agung
Tabel 2. Mata kuliah Modul dan non modul pendidikan sarjana berdasarkan semester dan besarnya SKS
apakah bisa mengupload silabi kedokteran umumnya
BalasHapus